Kiat Pacu Karir Meski Tak Sesuai Jurusan Kuliah

Last update on .

Mungkin kita memiliki teman atau saudara yang bekerja di industri dengan bidang yang tidak relevan dengan program studi kuliahnya. Atau bahkan kita adalah salah satu yang seperti itu. Pada saat ini, memang banyak contoh di dalam fenomena itu. Misalnya, teman kita yang berkuliah di jurusan teknik kemudian bekerja di bank. Atau mungkin berkuliah di jurusan seni rupa, kemudian bekerja di perusahaan finansial. Salah satu faktor yang menyebabkan situasi itu terjadi adalah terbatasnya lapangan kerja sehingga seseorang akan bekerja di bidang yang tidak sesuai jurusan kuliahnya. Dalam situasi itu, pegawai dari jurusan kuliah yang berbeda akan berkompetisi dengan pegawai dari jurusan kuliah lain.

 

Tentu saja, pengalaman menunjukkan tidak ada jaminan sukses hanya karena latar belakang pendidikan tertentu. Walaupun bekerja di industri di bidang yang berbeda dari jurusan kuliah, kita juga memiliki peluang untuk meningkatkan karir menjadi terus lebih baik. Peluang tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik jika kita memiliki strategi yang tepat untuk memacu karir. Strategi itu bisa menggunakan kiat 3E yang terdiri dari experience, education, dan exposure.

 

Tingkatkan Kemampuan

 

Meningkatkan keterampilan, kemampuan dan kapasitas adalah keharusan bagi seorang pegawai. Kemampuan yang terus diperbarui dan ditingkatkan adalah syarat penting yang harus dilakukan oleh seorang pegawai apabila ingin meningkatkan karirnya.

 

Peningkatan karir membutuhkan kemampuan yang sesuai. Peningkatan kemampuan itu bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari mengikuti internal workshop, membaca buku-buku yang relevan, mendengar podcast terkait industri hingga menyimak berbagai video mengenai bidang pekerjaan. Hal ini terkait pada aspek education.

 

Sertifikasi

 

Selain pelatihan internal, para pegawai juga dapat mengikuti berbagai pelatihan atau sertifikasi yang diselenggarakan oleh lembaga di luar perusahaan. Sertifikasi ini dapat digunakan untuk memperdalam pengetahuan mengenai bidang tertentu. Biasanya, sertifikasi profesional merupakan bukti penguasaan akan bidang tersebut, jadi akan cocok buat Anda yang ingin bekerja di luar bidang kuliah Anda.

 

Sertifikasi tidak menetapkan latar belakang pendidikan tertentu sebagai salah satu syarat kepesertaan. Dalam sertifikasi itu, kita bisa menguasai berbagai modul, mulai dari akuntansi, assurance, hukum bisnis, hingga manajemen informasi. Sertifikat-sertifikat seperti inilah yang akan menambah daya saing saat bekerja nanti. Sertifikasi ini juga termasuk dalam aspek education.

 

Penugasan Dalam Proyek

 

Keterlibatan dan keberhasilan dalam sebuah proyek penting akan membekali seorang pegawai dengan pengalaman. Pengalaman tersebut akan sangat berguna dalam penyelesaian proyek berikutnya. Oleh karena itu, seorang pegawai harus menunjukkan kemampuannya menyelesaikan sebuah proyek yang dipercayakan kepadanya. Penyelesaian proyek itu membutuhkan perencanaan yang baik, kerjasama tim hingga eksekusi yang matang. Keterlibatan dalam sebuah proyek bisa jadi aspek yang membedakan seorang pegawai dan pegawai lainnya. Aspek ini dapat dikategorikan sebagai experience.

 

Mencari Mentor

 

Kita juga perlu mempertimbangkan untuk mencari seorang mentor atau seorang senior yang dapat memberikan bimbingan serta pencerahan mengenai karir. Mentor tersebut biasanya memiliki jabatan yang lebih tinggi dan jam terbang yang lebih panjang. Pada saat kita menghadapi tantangan atau peluang, kita dapat berdiskusi dengan senior yang kita percaya ini.

 

Di samping itu, mentor ini juga dapat memberikan feedback mengenai pekerjaan yang kita lakukan, termasuk langkah kita untuk memperbaiki pekerjaan tersebut. Dalam proses ini, perspektif kita dapat diperluas berdasarkan masukan dari orang lain. Keberadaan seorang mentor ini dapat dikategorikan sebagai exposure.