Apa Masih Ada Peluang Bersaing dalam Bisnis Kuliner?

Last update on .

Bisnis Food & Beverage (F&B) atau makanan dan minuman bisa dikatakan sebagai kategori bisnis paling populer di tengah masyarakat, terlebih di tengah kalangan wirausahawan muda. Alasannya sederhana, selama masih ada manusia yang memiliki kebutuhan pokok pangan, selama itulah bisnis makanan dan minuman akan memiliki pelanggan.

 

Populasi besar yang dimiliki Indonesia tentunya adalah keuntungan yang menjadikan pasar bisnis kuliner seakan tidak ada habisnya. Mulai dari bisnis dengan model waralaba, kemitraan, ataupun inovasi makanan dan minuman kekinian. Namun, hiruk pikuk bisnis F&B yang seakan tidak pernah mati ini kerap menimbulkan pertanyaan tersendiri, masih adakah peluang untuk sukses di tengah bisnis red ocean seperti F&B? Bisnis F&B apa yang berpotensi untuk langgeng di tengah target pasar?

 

Jika dikelola dengan baik dan benar, pastinya bisnis F&B memiliki peluang untuk sukses. Setiap bulan, pasti ada jenis makanan baru. Belum lagi tren makanan dan minuman sangat cepat berganti sehingga bisnis F&B menjadi sangat dinamis dan gairahnya tidak lekang dimakan waktu.

 

Salah satu kunci kesuksesan bisnis F&B adalah jaringan yang baik, tidak hanya untuk memasarkan produk dan untuk menjaga keberlanjutan supply chain, namun juga untuk saling belajar serta berkolaborasi sesama pebisnis F&B. Setiap pelaku bisnis pasti menginginkan kesuksesan, apalagi jika bisnis yang digelutinya terbilang sudah sangat ramai pemainnya, seperti bisnis kuliner atau F&B. Butuh strategi jitu untuk bisa bertahan dalam persaingan usaha. Ada beberapa tips yang bisa diterapkan dalam bisnis kuliner atau F&B.

 

Pertama, produk yang unik pastinya memiliki nilai dan peluang yang lebih besar untuk dilirik. Maka dari itu, pengusaha F&B dituntut untuk terus berinovasi pada produknya. Kedua, hal ini juga berkaitan dengan target market atau konsumen yang terus berubah seiring dengan tren yang berkembang. Meskipun banyak tren yang tidak berlangsung lama, setidaknya insting pengusaha F&B di sini dapat menentukan strategi bisnis apa yang harus ditempuh.

 

Ketiga, aspek networking juga berperan penting dalam memaksimalkan peluang bisnis F&B. Jaringan yang baik akan memudahkan pengusaha untuk mendapatkan para pemasok yang sesuai yang pastinya berpengaruh besar terhadap kualitas produk makanan dan minuman, serta menentukan strategi harga yang tepat.

 

Keempat, jangan ragu berkolaborasi. Dalam sebuah ekosistem bisnis yang tepat, pengusaha akan bertemu dengan individu atau kelompok bisnis dengan visi dan tujuan yang sama yang memungkinkan terjadinya kolaborasi satu sama lain. Akhirnya, kolaborasi yang tepat pun dapat menjadi salah satu cara untuk mengamplifikasi pemasaran yang tepat.