Inilah 4 Tahapan Agar Perusahaan Bisa Stabil

Last update on .

Sebuah perusahaan bisa langgeng bukan dikarenakan ekspansi yang jor-joran, sebaliknya, tidak melakukan ekspansi cepat, justru bisa membuat perusahaan Anda berkelanjutan. Semua pengusaha tentu ingin memiliki perusahaan yang tumbuh cepat. Tapi semua itu tak bisa terjadi jika tak memiliki tahapan dan strategi terbaik untuk kestabilan perusahaan. Berikut empat tahapan agar perusahaan bisa tumbuh stabil.

 

Melakukan Formulasi

 

Formulasi atau rumusan strategi merupakan proses awal penyusunan langkah-langkah ke depan yang dimaksud untuk menetapkan strategi dalam berbisnis. Frans melihat ukuran keberhasilan sebuah perusahaan bisa dilihat dari awal sang pendiri meramu formula bisnisnya. Jika Anda tak memiliki formulasi yang apik, maka bisa dipastikan perusahaan Anda tak akan bertahan lama.

 

Tetap Konsentrasi

 

Jangan sampai Anda tidak memberikan waktu, tenaga, dan pikiran untuk perusahaan. Pebisnis harus bisa konsentrasi dengan apa yang ingin ia capai. Dengan kata lain, perusahaan yang bisa bertahan rata-rata memiliki fokus pada produk yang sama.

 

Mengutip ucapan Steve Jobs yang mengatakan jangan lagi berada di jembatan penuh kebimbangan, karena Anda yang mengetahui apa yang terbaik. Maka, Anda adalah pion utama di dalam perusahaan sehingga dibutuhkan konsentrasi Anda untuk membuat perusahaan stabil.

 

Memanfaatkan Momentum

 

Kecepatan dalam memanfaatkan momentum menjadi sebuah kunci agar perusahaan Anda bisa bertahan di era sekarang. Anda perlu mengikuti momentum untuk dijadikan senjata mendekatkan diri kepada konsumen. Anda harus mengetahui apa yang sedang konsumen butuhkan. Anda harus bisa memanfaatkan momentum tersebut dan agar bisa mendapatkan keuntungan.

 

Stabilitas

 

Agar perusahaan bisa tumbuh dan stabil perlu meluangkan waktu melakukan perbaikan demi menjaga stabilitas awak perusahaan. Seorang pengusaha dituntut untuk melakukan evaluasi terhadap semua yang telah dilakukan perusahaan. Untuk kemudian melakukan perbaikan jika dibutuhkan.

 

Dengan evaluasi ini, diharapkan pemilik perusahaan akan menemukan beberapa celah atau kekurangan yang muncul saat strategi dijalankan. Setelah mengetahui kekurangan tersebut, Anda bisa melakukan perbaikan hingga tak lagi melakukan kesalahan yang sama dan perusahaan Anda pun akan stabil.