Cermati Kelebihan dan Kekurangan Menjadi Freelancer

Last update on .

Kerja Freelance adalah bekerja mandiri untuk mencari nafkah yang dilakukan dengan cara bekerja sama dengan klien atau perusahaan untuk menyelesaikan proyek atau pekerjaan dalam kurun waktu tertentu. Profesi ini juga dapat disebut sebagai seorang pengusaha mandiri, pekerja lepas, atau wiraswasta. Ia bekerja seorang diri, tapi melayani banyak perusahaan sekaligus.

 

Sebelum Anda memutuskan untuk menjadi seorang freelancer, ada baiknya memahami terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan menjadi freelancer, agar tidak kaget ketika mengalami kesulitan saat menjalani pekerjaan sebagai freelancer ini. Ayo simak penjelasan lengkapnya.

 

Kelebihan sebagai freelancer:

 

Bebas bekerja dengan banyak perusahaan. Ini bisa menjadi nilai plus karena dengan banyak klien yang menggunakan jasa Anda, maka tingkat kemahiran dan skill Anda pun akan semakin terlatih.

 

Tidak terikat pada suatu peraturan satu perusahaan. Apabila seorang freelancer telah menyelesaikan tugas dari satu perusahaan atau pemberi jasa, maka ia akan lebih leluasa untuk kembali mencari klien atau pemberi jasa baru. Jam kerja freelance juga jauh lebih fleksibel dari jenis kerja yang lain. Dan tentu saja, tidak diwajibkan bekerja di kantor.

   

Berkembang lebih luas dan pesat. Hal ini dikarenakan seorang freelancer menciptakan peluangnya sendiri demi kemajuan skill-nya sendiri. Hal ini dapat terjadi karena seorang freelancer menguasai berbagai macam skill, selain skill jasa, mereka juga memiliki skill marketing, manajemen, cara menangani klien, dan project management.

 

Kekurangan sebagai freelancer:

 

Waktu bekerja tidak menentu. Terkadang bisa lebih dari sembilan jam yang menjadi tolok ukur pekerjaan normal. Bisa juga lebih singkat atau lebih malam. Seorang freelancer hanya berpatokan pada tenggat waktu.

 

Penghasilan yang didapat tidak stabil. Selain bergantung dengan kontrak proyek dengan perusahaan, pemasukan seorang freelancer pun terbebas dari bonus atau fasilitas penunjang lain layaknya seorang karyawan tetap. Selain itu, tidak ada peningkatan karir.

 

Jika Anda ingin bekerja sebagai freelance, tetapi masih bingung cara memulainya, maka pertama-tama cara yang diperlukan adalah untuk mengetahui jasa atau jenis pekerjaan apa yang dapat Anda tawarkan kepada klien atau perusahaan. Setelah itu, baru mencari cara memasarkan jasa tersebut.