Feedback Tak Hanya Berupa Umpan Balik dalam Pekerjaan

Last update on .

Feedback adalah sebuah istilah yang awalnya berasal dari ilmu komunikasi. Istilah ini kemudian sering digunakan dalam aktivitas sehari-hari, tidak terkecuali dalam bisnis. Sebagai pebisnis Anda juga akan membutuhkan feedback untuk mengetahui apakah produk yang Anda jual diterima baik konsumen atau tidak.

 

Feedback merupakan aktivitas yang dilakukan dalam kehidupan keseharian. Feedback atau umpan balik ialah respon yang disampaikan komunikan atau penerima pesan setelah menerima pesan dari komunikator. Misalnya, Anda sebagai karyawan akan mendapatkan feedback dari atasan mengenai kinerja Anda. Feedback itu pasti bisa berpengaruh terhadap kinerja Anda ke depannya.

 

Dalam bisnis, feedback juga dapat diterima pebisnis dari pelanggan. Pebisnis tentu akan bersemangat ketika pelanggan memberikan feedback bahwa mereka menyukai produknya dan akan membeli lagi nanti. Pentingnya feedback adalah memberikan efek positif apabila penerima umpan balik itu bisa mengambil sisi positif darinya. Sekalipun umpan balik yang disampaikan mengenai kekurangan atau hal yang bersifat negatif.

 

Feedback yang jujur tentu akan membuat respon yang bagus. Oleh karena itu, setiap umpan balik yang bernada tidak setuju akan lebih baik jika ditambahkan dengan saran atau solusi untuk perbaikan ke depannya. Fungsi dari feedback adalah bisa berbagai macam, tergantung dari bidang atau orang yang menggunakannya. Sebagai contoh, jika Anda membuka komunikasi yang baik dengan pelanggan melalui media sosial. Tidak hanya untuk promosi, tapi untuk bisa menjadi lebih dekat dengan pelanggan.

 

Selain itu, pelanggan juga sering memberikan komentar terkait barang dan jasa Anda di media sosial. Anda tentu perlu menanggapinya untuk menunjukkan bahwa Anda profesional. Intinya feedback bisa dilakukan untuk apa saja, sesuai dengan kebutuhan yang menggunakannya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar feedback bisa tersampaikan sesuai dengan keinginan komunikan. Berikut adalah sejumlah penjelasannya:

 

Disampaikan secara spesifik

 

Feedback yang disampaikan haruslah spesifik, supaya orang yang diberikan pesan itu mengerti apa yang Anda maksud.

 

Feedback sebaiknya dilakukan tertutup

 

Terutama untuk feedback yang sifatnya untuk memberi tahu kekurangan. Cara ini paling tepat diterapkan pada dunia kerja antara bos dan karyawan. Biasanya atasan akan meminta Anda datang ke ruangannya untuk memberikan umpan balik.

 

Memberikan waktu untuk tanggapan

 

Feedback yang baik adalah umpan balik yang terjadi komunikasi dua arah. Untuk itu setelah menyampaikan feedback sudah seharusnya Anda memberikan waktu agar komunikan bisa menanggapi feedback yang Anda berikan sesuai dengan keinginannya. Dalam menyampaikan feedback jangan terburu-buru.

 

Lihat progres selanjutnya

 

Setelah penyampaian feedback, akan lebih bagus apabila ada tindak lanjut yang membuat Anda bisa melihat perkembangan dari umpan balik yang disampaikan demi perbaikan. Hal ini perlu dilakukan sampai tujuan perbaikan itu tercapai.

 

Feedback adalah hal yang sangat dekat dengan aktivitas sehari-hari kita. Cara penyampaian umpan balik orang bisa berbeda-beda, tergantung dari kebiasaan dan tujuan. Walaupun begitu, kegiatan ini sangat bisa menghasilkan pengaruh yang positif selama dilakukan dengan benar.