Pahami Budaya Kerja bagi Karyawan Milenial

Last update on .

Budaya kerja memang menjadi salah satu indikator dari bertahannya seseorang atau tidak di sebuah perusahaan, terutama bagi generasi milenial saat ini. Melihat iklan sebuah perusahaan dengan karyawan muda dengan pakaian rapi, suasana kantor yang keren, dan segala fasilitas terpenuhi.

 

Kita memang tidak bisa tutup mata dengan era saat ini. Para milenial tentunya membutuhkan suasana kantor yang berbeda dari biasanya. Tidak bisa dipungkiri memang suasana kantor yang nyaman, dimana bisa menyeimbangkan antara hidup dan pekerjaan sangat dibutuhkan para pekerja saat ini. Meski satu sisi pekerjaan sangat dibutuhkan oleh mereka, tetapi era kekinian seperti saat ini, kalau para milenial tidak mendapatkan life balancing yang sesuai serta merta mereka akan mengundurkan diri dan mencari pekerjaan lain.

 

Karyawan akan merasa sangat dihargai, jika perusahaan juga bisa menghargai pekerjaan dan kehidupan mereka. Budaya itulah yang dibutuhkan oleh milenial. Generasi milenial menginginkan hal-hal yang berbeda dari tempat kerja generasi sebelumnya, mari simak apa saja budaya kerja yang diperlukan bagi generasi milenial.

 

Keamanan finansial

 

Masalah finansial masih menjadi hal terpenting setiap karyawan, baik milenial atau generasi sebelumnya. Seorang karyawan pasti selalu mengutamakan keamanan finansial ketika bekerja di sebuah perusahaan. Milenial tidak ingin kebingungan saat menghadapi pengurangan karyawan atau pensiun di masa yang akan datang. Mereka harus paham sumber daya yang dibutuhkan untuk mengamankan masa depan.

 

Kehidupan pekerjaan dan sehari-hari yang seimbang

 

Setiap atasan pasti menginginkan pekerja yang ulet dalam bekerja. Bagaimana mereka bisa mencapai target demi kemajuan perusahaan. Namun, orang bukanlah mesin yang harus selalu dipaksa bekerja. Mereka butuh keseimbangan antara hidup dan bekerja. Berikan karyawan milenial koneksi dengan sumber daya yang dibutuhkan untuk bisa berkembang. Karyawan milenaial mengharapkan fasilitas yang juga dapat menunjang kesehatan mental, karena investasi dalam kesehatan mental berkorelasi dengan peningkatan produktivitas.

 

Adanya umpan balik

 

Jika sebuah perusahaan sudah memberikan yang terbaik bagi para karyawan coba minta umpan balik dari mereka. Perusahaan berhak memahami apa yang diinginkan para pegawainya. Buat laporan tersebut setiap bulan, usahakan membahasnya pada saat rapat bulanan bersama mereka. Idealnya, karyawan harus merasa diberdayakan untuk mengungkapkan pikiran mereka di lingkungan kerja. Budaya kerja yang baik tentu akan membuat karyawan berinvestasi pada kesuksesan perusahaan itu sendiri. Para karyawan milenial mendapatkan awal yang keras di dunia kerja, sehingga mereka ingin membuktikan hasil pekerjaannya sesuai dengan posisi masing-masing.