Brainstorming Bermanfaat Untuk Hasilkan Ide Kreatif

Last update on .

Apa Anda pernah merasa kehabisan ide ketika bekerja maupun membuat tugas? Anda tak perlu khawatir, karena hal tersebut dapat diatasi dengan melakukan brainstorming. Kegiatan yang satu ini biasanya dilakukan secara berkelompok, tapi Anda masih dapat melakukannya secara individu.

 

Brainstorming adalah sebuah langkah yang bisa diterapkan untuk memecahkan berbagai masalah, kemudian menghasilkan beragam ide baru sebanyak mungkin, sejumlah ide tersebut bisa didapatkan dari brainstorming secara cepat. Aktivitas ini bertujuan merangsang otak berpikir secara logis, spontan, dan kreatif.

 

Seringkali tidak disadari, namun brainstorming memiliki berbagai manfaat yang menguntungkan. Mulai dari membantu memecahkan masalah, memunculkan inovasi atau ide baru, memperjelas dan mewujudkan ide-ide abstrak, menyederhanakan ide yang mungkin terlalu kompleks, hingga mendorong kreativitas. Ada berbagai cara yang bisa diterapkan untuk melakukan brainstorming. Namun, ada dua pendekatan yang paling umum digunakan, yakni:

 

Ajukan Pertanyaan

 

Salah satu metode brainstorming yang paling banyak dilakukan ialah dengan mengajukan pertanyaan untuk mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya terkait hal yang ingin dibahas. Anda dapat memulainya dengan pertanyaan mendasar, seperti apa penyebab masalah? Kapan masalah terjadi? Siapa saja yang terlibat? Dan, bagaimana masalah tersebut dapat terjadi?

 

Ketika sejumlah pertanyaan tersebut sudah dijawab, maka jawabannya dapat dikembangkan menjadi pertanyaan lanjutan yang bisa mengarahkan Anda pada ide dan solusi dari masalah yang tengah dihadapi.

 

Menulis Bebas

 

Selanjutnya, Anda dapat menerapkan metode menulis bebas yang bertujuan untuk mengalirkan ide-ide dalam otak ke dalam bentuk tulisan. Untuk melakukan brainstorming dengan menulis, Anda perlu menetapkan batas waktu, atau ruang untuk menuliskan ide-ide, misalnya 10 menit atau 3 lembar kertas.

 

Tuliskan semua ide yang ada di pikiran Anda terkait masalah yang dihadapi ya. Tidak perlu mengkhawatirkan kualitas tulisannya, karena tujuan brainstorming adalah untuk menghasilkan sebuah ide. Usai menulis, coba untuk membaca ide yang sudah dituangkan ke dalam tulisan tersebut. Lalu, pilihlah ide yang sekiranya berpotensi menjadi solusi bagi masalah yang ada.

 

Agar proses pengumpulan ide dan solusi dapat berjalan dengan baik, ada sejumlah hal yang patut Anda perhatikan. Pertama, hindari mengkritik atau langsung meragukan ide yang muncul, apalagi ketika melakukan brainstorming dalam kelompok. Ingatlah bahwa kegiatan ini dilakukan untuk membuka semua kemungkinan untuk mencapai sebuah solusi. Kedua, hargai pula semua ide yang muncul meskipun cukup unik, atau justru terdengar mustahil. Ide-ide seperti ini dapat memancing sesuatu yang lebih baik dari anggota kelompok lainnya. Ketiga, analisa ide yang dihasilkan setelah proses brainstorming. Dengan demikian, ide dapat menjadi satu gagasan yang utuh dan solutif.