Pahami Alasan Kenapa Branding Begitu Penting untuk Startup

Last update on .

Kata branding sebenarnya sudah digunakan oleh banyak perusahaan untuk memasarkan produknya, tak terkecuali perusahaan startup. Sebagai perusahaan rintisan, startup bergerak dengan cepat dari waktu ke waktu supaya bisa mewujudkan visi dan misi mereka. Salah satu cara mewujudkan hal tersebut adalah dengan melakukan branding secara konsisten.

 

Sayangnya, tidak banyak yang memahami bahwa peran branding sangat penting dalam pertumbuhan startup. Untuk memahaminya, ada sejumlah hal penting dalam melakukan branding, mari simak apa saja aspeknya.

 

Memahami target pasar

 

Menciptakan startup tidak hanya tentang mengenai ide inovatif dan kreatif saja. Anda harus menanamkan branding yang kuat. Karena sebuah produk yang sudah dikembangkan dengan sedemikian rupa tidak ada artinya apabila tidak mempunyai target pasar yang tepat. Peran branding dalam startup sangat penting agar mendapatkan target pasar serta mendapatkan penghasilan supaya tidak cepat pailit. Oleh sebabnya, ketika produk sudah didesain dengan baik, segera lakukan branding untuk menciptakan brand awareness.

 

Memperoleh investor

 

Branding dalam startup juga berperan penting untuk mendapatkan investor. Saat ini sudah banyak investor-investor yang siap untuk mendanai startup, seperti angel investor, venture capital, dan sebagainya. Pada umumnya, investor akan mengincar perusahaan yang memiliki potensi perkembangan yang sangat bagus di masing-masing target pasar. Apabila branding startup tidak kuat, otomatis investor tidak akan memberikan dana kepadanya karena dianggap tidak memiliki potensi keuntungan di masa depan.

 

Menyaingi kompetitor

 

Kini ekosistem startup semakin berkembang, sehingga akan ada banyak sekali kompetitor yang bergerak di bidangnya masing-masing. Branding bisa menjadi salah satu kekuatan untuk menyaingi kompetitor dengan membuat perbedaan dengan mereka. Salah satu cara terbaik untuk melakukan branding startup adalah menjual produk dengan storytelling. Sebagai contoh, jika kompetitor melakukan branding produk dengan melakukan kampanye di media sosial. Maka Anda dapat membuat kegiatan branding yang terlihat berbeda dengan menyisipkan cerita-cerita produk dan perusahaan supaya terlihat semakin atraktif.

 

Membentuk loyalitas pelanggan

 

Melalui branding, orang-orang akan mengetahui produk atau layanan apa yang ditawarkan oleh startup. Selanjutnya akan ada kemungkinan tercipta loyalitas pelanggan yang tinggi. Sebab, setiap hari pelanggan akan terus disuguhi dengan sejumlah branding yang dilakukan oleh startup. Lama-kelamaan, loyalitas pelanggan akan meningkat seiring berjalannya waktu. Namun, perlu diingat bahwa startup harus menyuguhkan branding dan marketing yang menarik dan terlihat berbeda dari para kompetitor. Hal ini dilakukan supaya mendapatkan perhatian lebih dari para pelanggan.

 

Memperkuat identitas startup

 

Tujuan lainnya dari branding adalah untuk memperkuat identitas perusahaan itu sendiri. Kegiatan branding dapat Anda lakukan di berbagai tempat, misalnya secara online melalui platform media sosial ataupun lewat offline dengan memasang iklan di media-media dan billboard. Berangkat dari situ tentu khalayak akan melihat nama perusahaan Anda muncul di media sosial ataupun iklan offline.