Kenali Ciri Orang Perfeksionis

Last update on .

Salah satu ciri orang yang perfeksionis ialah berambisi tinggi terhadap kesempurnaan suatu hasil kerja. Saat melakukan sesuatu, tidak boleh ada salah atau gagal. Bahkan, sering kali memperhatikan sesuatu yang tak terlalu diperhatikan orang lain, misalnya memperhatikan jarak antargambar atau sudut-sudut dari suatu benda.

 

Kalau Anda tidak bisa beradaptasi, maka bekerja dengan orang yang perfeksionis mungkin saja sangat menyulitkan. Walaupun begitu, orang perfeksionis akan lebih mempersiapkan agar sesuatu berjalan dengan baik. Hal ini mengakibatkan orang perfeksionis rawan mengalami stres jika sesuatu tak berjalan sesuai rencana. Pada artikel ini, Karirgogo.com akan membahas beberapa ciri orang perfeksionis.

 

Memperhatikan dengan detail

 

Orang yang perfeksionis tentu menginginkan segalanya sempurna tanpa kurang apapun. Itu sebabnya ia terkadang menemukan sesuatu yang orang lain tidak memperhatikan. Hal ini terjadi karena mereka memperhatikan dengan detail sesuatu yang dikerjakan.

 

Punya pandangan yang kaku

 

Lazimnya, orang perfeksionis jarang berinovasi atau mencoba hal baru karena belum mengetahui hasilnya akan seperti apa. Mereka cenderung akan menggunakan metode yang sama berulang-ulang karena telah terbukti efektif dan memberikan hasil yang sesuai. Mereka telah memiliki kebiasaan tersendiri dalam melakukan sesuatu. Hal ini seperti urutan pengerjaan, metode, dan sebagainya.

 

Berpikir dan bertindak ekstrem

 

Karena menginginkan segalanya sempurna, orang perfeksionis sering kali memiliki pemikiran yang cukup ambisius dan tindakan yang tak biasa. Misalnya, demi dapat mengerjakan sesuatu dengan baik, ia rela tidak tidur atau mengorbankan hal lain.

 

Sulit percaya dengan orang lain

 

Salah satu karakter orang perfeksionis adalah sulit percaya dengan orang lain. Hal ini karena ia tidak yakin orang lain akan mengerjakan pekerjaan dengan baik sesuai standar yang ditetapkan. Hal serupa berlaku ketika telah percaya pada suatu orang untuk mengerjakan suatu pekerjaan. Mereka akan memilih untuk bekerja sama dengan orang tersebut. Orang yang perfeksionis juga menginginkan hasil yang terbaik, wajar saja jika standar yang ditetapkan olehnya cukup tinggi.

 

Sering mengambil kontrol akan sesuatu

 

Sulitnya percaya kepada orang lain ditambah dengan standar yang tinggi terkadang memaksa orang perfeksionis untuk mengambil kendali. Hal ini bertujuan agar dapat memantau setiap langkah agar sesuai dengan standar atau rencana yang telah ditetapkan. Sehingga merasa akan meminimalisasi kegagalan dari suatu pekerjaan.

 

Perlu waktu lama mengerjakan sesuatu

 

Orang perfeksionis memiliki metode dan langkah tersendiri dalam mengerjakan sesuatu. Selain itu, sulit baginya melakukan inovasi karena hasil yang belum terbukti. Dengan standarnya yang cukup tinggi pula, akan lebih lama bagi seorang perfeksionis mengerjakan sesuatu. Terlebih lagi, jika ada hal-hal detail yang mereka juga perhatikan, proses pengerjaan sesuatu akan lebih lama.

 

Sulit menghadapi proses

 

Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, seorang yang perfeksionis rela melakukan apapun. Sering kali, mereka tidak mau tahu terhadap halangan-halangan dalam sebuah proses demi hasil yang sesuai standarnya. Sangat sulit baginya memaklumi adanya kendala dalam suatu proses. Oleh karenanya, seorang yang perfeksionis rawan stres jika terdapat gangguan atau halangan yang mengganggu proses pengerjaan sesuatu.