Tentukan Target Market Saat Merintis Bisnis Kecil

Last update on .

Menjalankan sebuah bisnis ternyata bukan hal yang sepele. Jika salah langkah, malah berpotensi membuat bisnis jalan di tempat atau malah tidak bisa berjalan sama sekali. Pastinya Anda tidak mau hal itu terjadi. Nah, langkah paling awal dalam membuat sebuah bisnis ialah menentukan target market atau pasar yang dituju. Target market merupakan sebuah kegiatan untuk mengelompokkan masyarakat berdasarkan segmentasi mereka. Dari segmentasi ini, Anda dapat mengolah data yang diperoleh dan menentukan segmen manakah yang paling cocok dengan karakteristik bisnis yang dibangun.

 

Menentukan target market tentu ada tujuan untuk keberhasilan dalam menjalankan bisnis Anda, yakni untuk mengarahkan kegiatan pemasaran ke kelompok konsumen tertentu, promosi, penetapan harga, dan tentunya memudahkan proses distribusi produk. Pada era saat ini, tujuan target market juga bisa dikatakan agar campaign yang dibuat sesuai dengan karakter mereka. Semakin target market merasa ‘menyatu’ dengan produk atau brand Anda, maka semakin besar juga brand awareness yang muncul.

 

Dalam menentukan target market, Anda dapat melakukan segmentasi atau pengelompokkan berdasarkan kategori yang dibuat. Berikut jenis-jenis segmentasi yang dapat mendukung Anda menentukan target market yang tepat:

 

Segmentasi Demografik

 

Pengelompokkan demografik berdasarkan pada jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, dan pendidikan. Dari pengelompokkan ini Anda dapat mengetahui apakah produk atau brand yang akan dipasarkan sesuai dengan klasifikasi di atas.

 

Segmentasi Geografik

 

Hal-hal yang mendasari segmentasi ini ialah lingkungan, kode pos, kode area, kota, provinsi, dan wilayah. Tujuannya untuk mengetahui kebutuhan masing-masing para target market, dengan harapan setiap wilayah memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga dapat dicocokkan untuk karakteristik produk atau brand Anda.

 

Segmentasi Psikologi

 

Dalam segmentasi ini, Anda akan membagi target pasar berdasarkan kelas ekonomi, kepribadian atau preferensi gaya hidup. Segmentasi ini dibagi menjadi masyarakat berdasarkan tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, jenis pekerjaan dan sebagainya. Klasifikasi gaya hidup melibatkan nilai, kepercayaan, minat, dan sebagainya. Segmentasi psikografis didasarkan pada teori bahwa pilihan yang dibuat seseorang saat membeli produk atau jasa adalah cerminan dari preferensi gaya hidup mereka atau kelas sosioekonomi.

 

Setelah Anda menentukan target market yang sekiranya cocok dengan produk atau jasa yang akan dijual, ini saatnya menentukan bisnis apa yang akan diluncurkan ke publik. Tentu media sosial merupakan cara yang tepat sebagai sarana untuk pemasaran atau promosi. Nah, gunakan berbagai fitur penunjang promosi semaksimal mungkin pada media sosial untuk mendapatkan perhatian dari target market yang telah ditentukan.