Langkah Untuk Membangun Rencana Karir

Last update on .

Biasanya pencari kerja mengatakan bahwa mereka siap bekerja di bidang apa saja padahal sebenarnya mereka tidak memiliki kualifikasi yang tepat. Di dunia kerja yang semakin ketat, memang tidak bisa lagi mengandalkan saya siap belajar apa saja. Memang tidak ada kata terlambat untuk belajar, namun belum tentu perusahaan tersebut punya banyak waktu untuk memberi training atau mengajari semua hal dari awal.

 

Di dunia bisnis, mereka juga berkejaran dengan waktu oleh sebab itu mereka butuh kandidat berkualitas yang siap kerja. Dalam kasus lain, jurusan atau bidang studi tidak akan menjadi masalah jika Anda punya keterampilan yang tepat. Dalam artikel ini ada beberapa langkah cara membangun rencana karir yang tepat dan matang.

 

Pengenalan Diri

 

Dalam membangun rencana karir, langkah pertama adalah pengenalan diri atau biasa dikenal dengan sebutan self-assessment. Di sini Anda diajak untuk mulai mengenali diri sendiri. Hal tersebut dimulai dari skill apa saja yang Anda punya, bidang apa yang Anda suka dan tidak suka, hingga daya jual Anda. Dalam tahap pengenalan diri, Anda akan belajar untuk bekerja dengan lebih cermat dan tidak asal-asalan.

 

Temukan Karir yang Tepat

 

Di tahap kedua ini, Anda harus meluangkan waktu untuk mencari tahu tentang pekerjaan atau karir apa yang kira-kira mau ditempuh nantinya. Untuk memudahkan, Anda dapat mempelajari pekerjaan apa saja yang membuat Anda tertarik. Selain itu, apakah minat dan bakat Anda sesuai dengan pekerjaan-pekerjaan tersebut. Jika Anda sudah melewati tahap ini, pilihan yang Anda miliki akan semakin mengerucut dan terfokus. Sehingga Anda dapat mengetahui jenis pekerjaan apa yang sesuai dengan kualifikasi yang dimiliki.

 

Tes Kecocokan Karir

 

Apa Anda bisa yakin bahwa karir impian cocok dengan Anda? Karena proses mencoba itu penting, maka Anda dapat mulai mengeksplor karir impian dengan mengambil magang atau part-time terlebih dahulu, sebelum benar-benar terjun berkarir secara full-time. Dalam mencari magang ini, Anda juga harus serius dan jangan asal lamar, jangan sia-siakan langkah penelitian yang sudah Anda lakukan di tahap sebelumnya. Tidak jarang perusahaan-perusahaan yang mengangkat anak magangnya jadi karyawan tetap.