Cara Tenangkan Diri Saat Dimarahi Atasan

Last update on .

Setiap pegawai tentu pernah merasa kesal setelah dimarahi atasan. Memang tidak semua hari kerja di kantor akan menyenangkan. Di hari yang buruk, mungkin saja kita melakukan banyak kesalahan sehingga mendapat omelan dari atasan. Bahkan Anda pun pernah ditegur tanpa sebab lantaran suasana hati atasan sedang buruk. Namun, ternyata banyak cara untuk menahan emosi setelah dimarahi oleh atasan.

 

Tetap Tenang, Jaga Ritme Pernapasan

 

Untuk dapat menahan emosi dengan baik setelah dimarahi bos, Anda harus mampu mengendalikan diri mulai dari saat dimarahi. Walaupun emosi ikut naik saat dimarahi, jangan sampai Anda merespon dengan emosional juga. Untuk tetap tenang, Anda dapat mencoba untuk mengatur pernapasan. Diam, dan temukan ritme bernapas yang tepat selama dimarahi. Dengan mengendalikan pernapasan, maka tubuh mengaktifkan bagian otak yang mengatur proses kerja saraf parasimpatik, sehingga memberikan efek tenang.

 

Pikirkan Lagi Kritik yang Diterima

 

Setelah bos selesai memarahi Anda, saatnya memikirkan apa yang sudah ia katakan dengan kepala yang dingin. Hal ini harus dilakukan dengan kondisi rasional. Mintalah waktu untuk berdiskusi dengannya dalam sebuah pertemuan pribadi, terimalah bahwa Anda telah melakukan kesalahan. Pastikan Anda tidak akan melakukan kesalahan itu lagi. Perbaiki kinerja agar Anda memperoleh hasil yang lebih baik.

 

Transfer Emosi

 

Sebelum kembali bekerja, pastikan emosi yang Anda rasakan karena dimarahi atasan sudah hilang. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengalihkan pikiran dan transfer emosi. Coba lakukan hal-hal yang membuat Anda senang kembali. Misalnya dengan membeli makanan atau minuman yang sudah lama diinginkan. Anda juga bisa transfer emosi dengan melakukan suatu pekerjaan kecil yang mengalihkan pikiran negatif.

 

Tingkatkan Kinerja

 

Ketika sudah siap untuk bekerja lagi, buat catatan mengenai kritik yang disampaikan oleh atasan. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui kesalahan yang telah diperbuat dan apa saja yang harus diperbaiki. Lantas pikirkan cara yang dapat Anda lakukan untuk mencapai target yang diinginkan oleh atasan. Buat daftar hal yang harus dikerjakan untuk mencapai tujuan yang ingin Anda capai.

 

Tetap Profesional

 

Jangan terlalu diambil hati dan jaga profesionalisme Anda. Setiap atasan tentu ingin hasil terbaik bagi perusahaan, meskipun cara penyampaiannya terkadang membuat kesal. Bersikaplah dewasa dan jangan membawa permasalahan tersebut ke hal-hal lain yang tidak berkaitan, apalagi menyimpan dendam pada bos Anda.