Jadi Sosok Bijak di Tempat Kerja

Last update on .

Salah satu persoalan pegawai merasa menderita di tempat kerja adalah karena ketidakmampuan mereka untuk bijak terhadap sebuah masalah. Bagaimana seseorang berhadapan dengan sebuah masalah, misal bagaimana ia bijak atau bersikap terhadap suatu hal, menjadi masalah besar di dunia kerja. Karyawan zaman sekarang merasa tak perlu bijak karena itu tak menjadi indikator performa mereka.

 

Idealnya, bagaimana seseorang bijak dapat menjadi poin utama penilaian performa. Bagaimana tidak, dengan menjadi bijak, potensi setiap orang dalam menyelesaikan sebuah masalah akan terlihat. Namun demikian, banyak perusahaan menganggap bahwa hal tersebut tidak penting karena yang utama dalam bekerja adalah kontribusi.

 

Oleh karenanya, Karirgogo.com mencoba memberi saran bagi Anda yang ingin mencoba menjadi pribadi yang lebih baik, terutama soal kebijaksanaan di dunia kerja. Asalkan Anda mau mencoba, bukan tidak mungkin potensi tersebut akan terlihat dari diri Anda. Berikut di antaranya:

 

Berpikir Sebelum Berbicara

 

Sebelum Anda membuka mulut untuk mengatakan sesuatu, pastikan yang Anda ucapkan adalah pernyataan yang bijak dan tidak membuat orang lain tersakiti. Jika apa yang ingin Anda ucapkan berpotensi untuk menyakiti orang lain, mungkin lebih baik Anda menyimpannya sendiri.

 

Sadar bahwa Tidak Ada Waktu yang Tepat

 

Ingatlah bahwa waktu tidak bisa Anda ulang dan saat terbaik untuk melakukan suatu hal adalah sekarang. Kerjakan sekarang juga apa yang menjadi tujuan Anda. Menunggu hanya akan membuat Anda menghabiskan waktu dengan percuma, bukan lebih bijak.

 

Seimbangkan Urusan Pribadi dan Kelompok

 

Dalam sebuah hubungan, termasuk di dunia kerja, harus ada keseimbangan antara kepentingan pribadi dan kelompok. Di satu sisi, Anda punya ambisi besar untuk membuat target terpenuhi, tetapi ingatlah bahwa yang bekerja di sana bukan hanya Anda. Sadari juga bahwa tanpa memperhatikan kelompok di mana Anda berada, Anda tidak akan bisa menjadi pribadi yang besar. Oleh karena itu, coba bersikap bijak terhadap semua kepentingan, termasuk antara pribadi dan kelompok.

 

Jangan Asal Menyimpulkan

 

Emosi selalu mengiringi pikiran setiap orang. Meskipun emosi amat wajar, terutama pada setiap masalah di dunia kerja, berusalah untuk bersikap tenang dan bijak terhadap sebuah hal. Jika pikiran Anda terlalu dipenuhi emosi, Anda tidak akan bisa berpikir jernih. Luangkan waktu untuk menenangkan diri, letakkan semuanya dalam perspektif dan meninjau fakta, serta bersikap bijak. Ingatlah bahwa jangan pernah membuat asumsi ketika Anda tidak bisa berpikir dengan logis.

 

Tolak Semua Perilaku dan Pendapat yang Negatif

 

Kebanyakan orang membiarkan perilaku dan pendapat negatif orang lain mempengaruhi mereka. Akibatnya, hal-hal negatif itu merusak hidup Anda dan membuat Anda, termasuk pekerjaan, memberikan hasil yang buruk. Cobalah untuk selalu bersikap bijak terhadap suatu peristiwa dan selalu menyaring semua hal yang masuk ke pikiran Anda. Ingatlah bahwa orang bijak menyadari bahwa mereka selalu mampu mengendalikan setiap pikiran, perasaan, dan tindakan.

 

Terima Orang Apa Adanya

 

Kebanyakan orang selalu berpikir untuk memilih orang dari golongan atau perspektif yang sama. Mereka tidak menerima orang lain dari golongan dan perspektif yang berbeda. Hal tersebut ternyata bukan membuat Anda lebih baik, tapi justru membuat Anda tidak lebih bijak. Coba terima orang dan buka semua pintu pertemanan untuk setiap golongan dan perspektif. Maka Anda bakal menjadi jauh lebih bijak dan terbuka.

 

Jangan Menghakimi Orang

 

Orang yang benar-benar bijak tidak akan pernah menghakimi orang yang salah. Mereka selalu menempatkan empati di atas segalanya. Ia selalu berusaha melihat situasi dari sudut pandang berbeda. Berpikir seperti orang bijak mungkin tampak sulit. Namun, yang perlu Anda lakukan hanya melatih pikiran dan mengendalikan emosi Anda. Lebih mudah diucapkan daripada dilakukan untuk banyak orang, tetapi apa salahnya jika dicoba.