Begini Cara Supaya Tim Anda Punya Loyalitas

Last update on .

Jika Anda dipercaya untuk memimpin sebuah tim, maka membangun loyalitas anggota adalah hal pertama yang sebaiknya dilakukan. Loyalitas anggota tim sendiri adalah salah satu kunci kesuksesan sebuah tim. Anggota tim yang memiliki loyalitas biasanya akan lebih setia dan rela berjuang di dalam tim. Anggota tim yang memiliki loyalitas pun biasanya akan menghasilkan kinerja yang maksimal. Hal ini tentu akan berdampak baik bagi perusahaan dan tim itu sendiri.

 

Salah satu aspek terpenting dalam leadership adalah menghubungkan karyawan atau anggota tim dengan misi yang hendak dilaksanakan. Bila aspek terpenting ini mampu direalisasikan dengan baik, maka loyalitas anggota tim akan tumbuh dan tentu berdampak positif terhadap tim. Membangun loyalitas anggota tim sendiri memang memerlukan cara tersendiri. Namun, jangan khawatir, karena Karirgogo.com akan membeberkan beberapa cara untuk melakukannya.

 

Terangkanlah Visi dan Misi Secara Jelas

 

Sebuah tim memerlukan visi dan misi yang jelas dari pemimpinnya. Anda harus menerangkan visi dan misi secara jelas. Visi diartikan sebagai alasan mengapa anggota tim harus melakukan suatu pekerjaan. Sedangkan, misi didefinisikan sebagai cara seperti apa yang harus dilakukan untuk mengerjakan suatu pekerjaan. Setelah menjelaskan ke pada anggota tim, sebaiknya tanyakan ke para anggota tim, apakah cukup dimengerti dan realistis, atau malah sebaliknya. Pemahaman mereka terhadap visi dan misi yang disampaikan kelak akan memengaruhi loyalitas mereka Anda.

 

Sosialisasikan Visi dan Misi Kepada Anggota Tim

 

Cara menumbuhkan loyalitas ini masih ada hubungannya dengan cara membangun loyalitas sebelumnya. Share visi dan misi Anda melalui email atau grup WhatsApp tim. Bisa juga dengan terus membahasnya di saat meeting dengan anggota tim. Cara tersebut dilakukan agar anggota tim semakin paham akan visi dan misi yang diusung, sehingga loyalitas mereka pun semakin bertumbuh.

 

Jelaskan Apa Kontribusi Setiap Anggota Tim

 

Anda harus menjelaskan pada anggota tim mengenai kontribusi mereka nanti. Jelaskan pada mereka di manakah mereka berkontribusi, dan sebesar apa kontribusi mereka untuk tim nantinya. Cara ini pun juga dapat membuat mereka yakin dan percaya bahwa kontribusi mereka berarti untuk tim dan bahkan bagi perusahaan. Dan akhirnya, loyalitas mereka pun akan terbentuk dari dalam diri mereka.

 

Jadilah Contoh untuk Anggota Timmu

 

Praktikkanlah visi dan misi Anda, serta jadilah contoh untuk anggota tim. Tak cuma soal visi dan misi, Anda juga harus jadi contoh lainnya berupa sikap selama memimpin tim. Memberikan contoh langsung akan membuat tim makin paham akan visi dan misi Anda. Menampilkan sikap baik lewat contoh langsung akan membuat tim semmakin menghormati Anda. Hal ini tentu saja akan membuat loyalitas mereka sebagai anggota tim semakin kuat.

 

Berilah Reward dan Punishment

 

Cara ini masih relevan untuk dipakai, terutama dalam membangun loyalitas di dalam tim. Memberikan reward bisa menambah motivasi kerja dan loyalitas di dalam suatu tim. Reward yang diberikan bisa apa saja, mulai dari berupa bonus uang atau mentraktir mereka makan setelah pekerjaan kalian selesai nanti. Sedangkan, memberikan punishment bisa memberikan efek jera kepada para anggota tim , terutama yang indisipliner atau melenceng dari visi dan misi. Namun ingat, punishment harus dilakukan secara adil.

 

Evaluasi Kembali Visi dan Misi Anda

 

Dalam memimpin tim, ada beberapa kondisi yang tak dapat ditebak. Hal ini terkadang harus membuat Anda melakukan sejumlah adaptasi dan perubahan. Tinjaulah visi dan misi yang telah disampaikan pada anggota tim. Komparasikan dengan kondisi yang sedang dialami di dalam tim, jika sekiranya sudah tak relevan, maka tak ada salahnya untuk merevisi visi dan misi yang telah disepakati. Langkah ini akan membantu Anda dan anggota tim beradaptasi dengan kondisi yang tengah dialami.

 

Cobalah Lebih Berbaur dengan Tim

 

Meski Anda adalah pemimpin tim, namun tak berarti Anda harus selalu berjarak dengan anggota tim. Cobalah untuk lebih dekat dan berbaur dengan para anggota tim. Hal ini akan membuat Anda dan anggota tim lebih akrab serta tak berjarak. Jika seorang pemimpin memilih berbaur dengan anggota tim, maka hal tersebut dapat membangun budaya dan kepercayaan positif.

 

Motivasi Mereka Sesuai dengan Karakter Mereka

 

Dalam menjalankan sebuah tim, para anggota biasanya akan mengalami pengalaman tak menyenangkan. Hal itu bisa jadi akan membuat motivasi mereka menurun. Sebagai pemimpin, Anda sebaiknya dapat memotivasi mereka, di saat hal tersebut terjadi. Untuk melakukannya, Anda sebaiknya memotivasi mereka sesuai dengan karakter mereka. Cara ini dapat menumbuhkan motivasi mereka secara efektif. Kelak loyalitas mereka kepada Anda dan tim pun bisa semakin tinggi.