Trik untuk Kerja Cerdas dan Efisien

Last update on .

Anda mungkin pernah mendengar istilah ‘tidak perlu kerja keras, cukup kerja cerdas’. Bekerja keras memang perlu, namun sebaiknya kerja keras itu juga diimbangi dengan kerja cerdas. Pada kenyataannya, terkadang hasil dari kerja keras tidak sebaik kerja cerdas. Kerja cerdas menurut definisi setiap orang berbeda-beda, karena menyesuaikan dengan kepribadiannya. Yang pasti, kerja cerdas berarti perlu ada ‘alat’ dan strategi yang jitu untuk tugas yang tepat pula. Jika Anda masih ragu, maka simak sejumlah trik kerja cerdas dan efisien pada artikel Karirgogo.com kali ini.

 

Hindari segala hal yang bukan prioritas

 

Langkah pertama untuk kerja cerdas adalah menjauhlah dari hal-hal yang tidak penting di luar prioritas Anda atau masuk ke dalam list kegiatan dengan prioritas rendah. Bersenang-senang dengan pergi bersama teman memang menyenangkan sekaligus melepas stres. Tapi, kalau ternyata masih ada pekerjaan Anda yang belum diselesaikan, coba dahulukan prioritas untuk pekerjaan tersebut. Dengan tahu prioritas dan mana yang harus didahulukan, Anda sudah menerapkan salah satu trik kerja cerdas dan efisien. Anda juga harus mulai melihat gangguan apa yang bisa membuat tidak fokus bekerja.

 

Kerja sesuai kelebihan dan kekurangan

 

Bekerjalah sesuai kekuatan dan menghindari kelemahan Anda. Dengan mengetahui itu, Anda dapat mulai kerja cerdas versi Anda sendiri dan menerapkan situasi pekerjaan sesuai dengan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Setelah tahu apa yang harus dilakukan, coba mulai bentuk hal tersebut menjadi kebiasaan, yang akan membuat Anda kerja cerdas dan efisien. Dengan melakukan pola yang sama berulang-ulang, kebiasaan pun akan terbentuk dengan sendirinya.

 

Bagi pekerjaan menjadi beberapa tahap

 

Seringkali, Anda cenderung ingin langsung ‘menyantap’ sebuah pekerjaan besar secara utuh dan akhirnya malah tidak terselesaikan. Untuk dapat kerja cerdas, rencanakan dan bagi pekerjaan tersebut menjadi beberapa bagian, dan mengerjakan satu bagian dalam satu waktu. Jika Anda mudah bosan, bisa saja Anda juga berpindah tempat untuk mengerjakan pekerjaan tersebut, jadi satu bagian di satu tempat tertentu.

 

Dengan bekerja per bagian, energimu pun akan lebih terukur, dan tidak semelelahkan jika kamu mengerjakan semuanya sekaligus. Jangan lupa, sebagai tambahan trik kerja cerdas ini, buat catatan utuk diri kita sendiri, sampai mana kita mengerjakan pekerjaan tersebut. Jadi jika akan kembali, kita bisa langsung sampai tepat ke pekerjaan terakhir kita.

 

Manajemen waktu yang baik

 

Pengaturan waktu sangat penting dalam kerja cerdas yang akan diterapkan. Pengaturan waktu ini termasuk juga waktu untuk beristirahat, baik itu liburan sejenak agar lebih segar dan waktu untuk tidur. Di samping itu, ambil juga waktu istirahat singkat secara rutin, misalnya 15–20 menit istirahat, setelah bekerja 90 menit. Waktu istirahat di luar pekerjaan juga dapat Anda gunakan untuk menemukan kembali tujuan hidup dan apa yang telah Anda kerjakan sejauh ini. Dengan pembagian waktu yang baik, Anda pun dapat menerapkan kerja cerdas dan menghasilkan waktu yang lebih baik.

 

Jangan mulai dari awal

 

Memulai pekerjaan dari awal pastinya akan memakan waktu lebih. Anda harus belajar sedikit demi sedikit cara mengerjakan pekerjaan tersebut. Terkadang memang harus melewati proses trial and error, sehingga Anda seringkali melakukan revisi, dan pekerjaan bisa jadi lebih lama selesainya. Solusinya, Anda dapat mengambil ‘template’ dari pekerjaan sebelumnya yang sudah ada. Dengan begitu, Anda dapat mengambil kerangka besar yang ada, untuk diterapkan pada apa yang akan Anda kerjakan. Selanjutnya, hanya memodifikasi sesuai dengan apa yang Anda kerjakan, dengan begitu Anda telah menerapkan kerja cerdas dan efisien.