Memulai Karir Sebagai Social Media Marketing

Last update on .

Media sosial merupakan tren terbesar di masa kini. Bukan hanya untuk penggunaan pribadi, tetapi juga untuk mengembangkan bisnis. Dapat dibayangkan, media sosial merupakan alat yang cukup berpengaruh untuk menjangkau jutaan konsumen dan membangun citra sebuah brand, bahkan dengan biaya yang relatif lebih murah. Nah, di sinilah peran seorang social media marketing dibutuhkan.

 

Bagi Anda yang memiliki minat di bidang ini, Anda dapat berkarir di bidang social media marketing. Pekerjaan ini cukup menantang untuk digeluti, karena menuntut kreativitas dan kemampuan analitis yang baik.

 

Saat ini, setiap media sosial memiliki jenis konten tersendiri. Bisa berupa tulisan, foto, hingga video. Jenisnya yang beragam ini menjadikan tiap media sosial unik dan memiliki fungsi tersendiri. Misalnya, Twitter yang biasa digunakan untuk membagikan status bisa menjadi pilihan pas untuk fungsi customer service. Tampilan dan cara menggunakannya pun lebih simpel dan personal dibandingkan media sosial lain. Selain itu, Twitter juga didedikasikan untuk menampung saran, pertanyaan, dan kritik dari pengguna.

 

Lain lagi dengan Instagram. Media sosial dengan konten berupa gambar ini biasanya dimanfaatkan untuk branding dan berinteraksi dengan pengguna, di luar konteks customer service. Jika Anda berencana untuk terjun ke dunia social media marketing, ada baiknya Anda memahami dan memiliki kemampuan yang berkaitan dengan konten tertentu.

 

Seiring dengan berkembangnya media sosial, tren pemasaran di dalamnya pun turun mengalami perubahan. Bahkan sekarang muncul jenis pemasaran baru yang dikenal dengan influencer marketing. Influencer sendiri didefinisikan sebagai orang-orang yang dapat membentuk opini publik, dikenal juga dengan istilah key opinion leaders atau KOL. Biasanya mereka ini adalah orang dengan konten tertentu yang memiliki jumlah followers yang banyak .

 

Sedangkan influencer marketing merupakan teknik pemasaran di mana sebuah brand akan bekerjasama KOL untuk mempromosikan produk mereka dengan cara paling otentik. Trik pemasaran ini cocok juga digunakan untuk menyebarkan campaign, membangun partnership, affiliate marketing, serta jenis kerjasama lainnya yang bisa membangun citra brand di mata publik.

 

Hal-hal seperti inilah yang sebaiknya Anda kuasai dan dipahami. Anda sebagai social media marketing dapat turut membangun strategi konten yang menarik bagi publik dan berguna bagi brand dengan mengaplikasikan tren marketing terbaru.

 

Kreatif Membuat Konten

 

Pengetahuan teknis seputar media sosialnya sendiri juga tidak boleh dilupakan. Buat Anda familiar dengan beragam fitur yang ada di media sosial. Di Instagram sendiri contohnya, sudah ada banyak fitur dasar hingga fitur untuk bisnis yang bisa digunakan. Misalnya tagar (hashtag), Instagram Stories, hingga tag produk (product tags).

 

Buat diri Anda familiar dengan jenis konten di Stories atau Feed, atau eksplor semua pengaturan yang dapat Anda lakukan di setiap fitur. Hal ini akan memudahkan Anda untuk membuat rencana konten. Manfaatkan beragam fitur ini untuk memenuhi kebutuhan brand di media sosial. Selain fitur yang berhubungan dengan media sosial, tidak ada salahnya juga mengasah kemampuan yang masih berkaitan dengan jenis konten.

 

Jangan Lupakan Personal Branding

 

LinkedIn merupakan media sosialnya para profesional. Jangan hanya fokus untuk eksis di Instagram atau Facebook, manfaatkan juga LinkedIn untuk terhubung dengan orang-orang yang bekerja di bidang serupa dengan minat Anda. Lebih dari itu, Anda juga perlu memperhatikan branding Anda sendiri melalui website, blog, atau portofolio. Tunjukkan contoh hasil kerja Anda untuk membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan kemampuan yang cukup.

 

Jadi Volunteer atau Freelancer untuk Klien

 

Banyak orang yang mencari kerja untuk fokus mencari gaji tinggi. Tapi jika Anda belum memiliki pengalaman kerja yang cukup, hal ini tentu sulit untuk dicapai karena Anda belum punya daya tawar. Daripada Anda menjadi pengangguran yang tidak produktif, Anda dapat mengisi waktu dan menambah portofolio dengan menjadi volunteer atau freelancer bagi perusahaan yang membutuhkan jasa Anda.

 

Sebagai seorang volunteer, tentu saja Anda tidak akan mendapatkan kompensasi apa pun. Alternatif lain, Anda dapat mencoba peruntungan sebagai freelancer alias pekerja lepas. Kedua cara ini ampuh untuk para lulusan baru atau orang dengan pengalaman minim karena bisa menambah portofolio dan membuktikan skill Anda.