Langkah Menghadapi Keberagaman Budaya di Tempat Kerja

Last update on .

Apakah Anda menyadari setelah masuk ke lingkungan kerja, Anda akan mengenal banyak orang dari berbagai latar belakang yang saling berbeda? Dalam lingkungan kerja, keberagaman tersebut menjadi hal yang akan lebih terasa, dibandingkan saat Anda masih sekolah maupun ketika kuliah. Di lingkungan kerja, keberagaman budaya dapat memberi dampak pada keseharian Anda di tempat kerja.

 

Keberagaman pada satu perusahaan memungkinkan adanya lingkungan kerja dengan perspektif yang luas, kaya akan pengalaman dan banyak kemampuan yang dapat membuat perusahaan lebih mudah menemukan inovasi serta kreativitas. Namun, keberagaman di kantor juga berpotensi menimbulkan proses yang kurang menyenangkan seperti selisih paham, perbedaan pola kerja, dan visi terhadap masalah yang ditemui ataupun keadaan yang dihadapi. Hal tersebut memang tidak bisa dihindari, tapi ada sejumlah cara agar Anda mampu lebih bijak dan siap dalam menghadapi lingkungan kantor dengan berbagai keberagaman kultur.

 

Rekan kerja ialah individu penting

 

Tetap memperlakukan masing-masing rekan kantor Anda sebagai individu yang utuh. Selain latar budaya, masih banyak lagi faktor eksternal yang membentuk karakter seseorang. Tiap orang hadir dengan keberagaman sekaligus keunikannya sendiri, sehingga dapat menjadi aset perusahaan dari segi kreativitas dan luasnya pengalaman dari para karyawannya.

 

Temukan unsur perbedaan

 

Kalau Anda berada di lingkungan kerja yang homogen, pasti akan mudah menentukan rencana atau aktivits. Namun dengan adanya keberagaman, baik itu agama, budaya, latar belakang keluarga dan sosial, maka akan membuat Anda perlu usaha lebih untuk dapat bersosialisasi di tempat kerja. Memahami keberagaman yang ada dalam tim adalah hal mutlak. Unsur perbedaan yang ada dalam komunitas kecil dapat menjadi indikator awal agar Anda terhindar dari masalah di tempat kerja.

 

Perlunya standar tertulis

 

Semakin tinggi keberagaman di perusahaan, lebih besar pula kemungkinan karyawan menemukan kebijakan yang terkesan hanya mementingkan mayoritas saja. Hal ini mengakibatkan sulitnya membangun tim yang kompak dan dapat bekerja secara optimal untuk mencapai target. Maka diperlukan aturan tertulis yang objektif dan diterapkan secara merata bagi semua karyawan..

 

Terus bersikap sopan

 

Sikap sopan santun menjadi amat penting untuk dibiasakan di lingkungan kerja. Tidak hanya pimpinan pada bawahannya, dari atas ke bawah pun harus mampu bersikap sopan dalam setiap kesempatan. Melatih intonasi bicara agar selalu terdengar sopan merupakan salah satu yang dapat Anda pelajari dan terapkan di tempat kerja.

 

Komunikasi yang jelas

 

Cara berkomunikasi yang jelas tentu diperlukan di tempat kerja. Selain cara penyampaian yang sopan dan bahasa yang juga santun, pastikan pilihan kata yang Anda gunakan dalam surat atau saat meeting dapat mudah dimengerti oleh siapa saja. Gunakan bahasa Indonesia yang umum dan kalimat yang tersusun rapi, untuk menghindari adanya salah paham atau selisih pendapat di lingkungan kantor.

 

Terbuka akan saran dan kritik

 

Adanya keberagaman kultur di lingkungan kerja membuat setiap orang datang dengan pola pikir dan cara pandang yang berbeda pula. Sehingga memerlukan karakter yang mau menerima pendapat dari orang lain untuk dapat menciptakan lingkungan kerja yang maju dan suportif. Setiap individu harus mampu menerapkan karakter ini agar keberagaman budaya di tempat kerja berhasil dikembangkan menjadi sebuah hal yang positif.