Menilik Prospek Kerja Lulusan Teknik Sipil

Last update on .

Jurusan kuliah pilihan Anda bisa jadi apa saja, mulai dari ekonomi, seni, kedokteran, komunikasi, hingga teknik. Pada saat Anda memilih jurusan tersebut, alasannya pasti juga beragam. Mungkin karena memang suka, atau memenuhi keinginan orang tua, maupun melihat prospek kerja yang potensial dari jurusan tersebut.

 

Jika Anda belum terlalu paham bagaimana prospek kerja untuk jurusan yang diambil, tidak ada salahnya untuk mencari tahu. Bagi Anda yang memilih jurusan kuliah Teknik Sipil, mari simak ulasan Karirigogo.com mengenai prospek kerja Teknik Sipil.

 

Insinyur situs pembangunan

 

Pekerjaan seorang insinyur situs pembangunan lebih condong ke arah teknis, pengorganisasian, dan pengawasan. Anda bertugas untuk menentukan lokasi pembangunan infrastruktur, baik itu yang terkait yang terlihat di atas, maupun di bawah tanah. Anda akan membuat dan selanjutnya mengaplikasikan rencana terkait pembangunan bangunan di lokasi. Posisi ini akan membuat Anda berhubungan dengan arsitek, manajer konstruksi, perencana, insinyur lainnya, subkontraktor, supervisor, sampai surveyor.

 

Insinyur struktural

 

Insinyur struktural ini merupakan prospek kerja Teknik Sipil yang menggabungkan antara matematika dan sains secara kreatif, untuk mendesain struktur bangunan serta menyelesaikan masalah. Seorang insinyur struktural harus merancang struktur bangunan yang kuat menahan tekanan dari lingkungan sekitar, dan dari penggunaan manusia nanti. Anda harus memastikan bangunan tersebut tidak bergeser, berputar, atau bergetar, dan bahkan hancur selama penggunaannya. Selain berlaku bagi bangunan yang baru direncanakan, ini juga berlaku untuk bangunan yang sudah ada.

 

Insinyur air

 

Sesuai namanya, prospek kerja Teknik Sipil ini amat sesuai bagi Anda yang senang dengan tantangan terkait pemecahan masalah global warming, infrastuktur yang menua, serta perkembangan populasi, dan standar kualitas hidup terkait perairan. Proyek yang akan ditangani mulai dari ketentuan air bersih, pembuangan limbah air, dan pencegahan bahaya banjir. Yang pasti, pekerjaan utamanya adalah untuk manajemen aset. Contohnya, perbaikan serta menjaga struktur bangunan yang mengontrol sumber air, seperti tanggul laut.

 

Manajer konstruksi

 

Bagi Anda yang punya jiwa pemimpin tinggi serta mampu memecahkan masalah dengan baik, prospek kerja Teknik Sipil sebagai manajer konstruksi boleh dipertimbangkan. Sebagai manajer, tentunya tanggung jawab Anda akan lebih besar, dan lebih banyak hal pula yang akan dituntut oleh banyak pihak. Anda akan bekerja sama erat dengan arsitek, surveyor, dan bagian perencanaan dan implementasi lainnya. Tugas lainnya ialah mengawasi dan memberikan pengarahan, juga memastikan semua anggota timmu bekerja sesuai dengan rencana yang sudah disepakati bersama, melalui kemampuan berkomunikasi yang baik.

 

Surveyor pengendalian bangunan

 

Surveyor pengendali bangunan ini bertugas memastikan bahwa semua peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, diikuti oleh pembangunan yang sedang berjalan. Kalau tidak memenuhinya, seorang surveyor pengendali bangunan wajib memberikan solusi pemecahannya bagi klien. Anda akan membantu mengurus dokumen perijinan jika memang diperlukan, dan wajib mengecek fondasi dan sistem drainase dari tanah yang akan dibangun. Tujuannya adalah keamanan bagi semua pihak.

 

Konsultan konstruksi bangunan

 

Posisi ini lebih berfokus pada peran sebagai Project Manager. Cakupan pekerjaannya meliputi bangunan, pengembangan garis pantai, konstruksi bendungan, sampai pembangunan jalan raya. Tugas yang dilakukan ialah mengatur dan mengawasi konstruksi yang berjalan, mengatur biaya pembangunan, juga melihat potensi risiko yang mungkin terjadi saat pembangunan yang berlangsung. Posisi kerja ini juga membutuhkan kreativitas lebih dan kemampuan Anda untuk merancang apa yang diinginkan oleh klien.

 

Kontraktor insinyur sipil

 

Kontraktor insinyur sipil akan mengubah rencana yang sudah dibuat oleh sang konsultan, menjadi kenyataan. Mereka yang akan melihat bagaimana keadaan nyata di lapangan, dan bagaimana menerapkan apa yang sudah dibuat oleh konsultan.

 

Sebagai kontraktor, Anda harus mampu mengatur semua orang dan sumber material yang ada di tempat pembangunan secara profesional. Dalam beberapa proyek tanpa konsultan, kontraktor juga bertugas untuk membuat perencanaannya sendiri, yang akan ia lihat dan terapkan dalam kondisi nyatanya.