Bersepeda ke Kantor? Siapa Takut!

Last update on .

Tren bersepeda di fase new normal ini membuat banyak orang menjadi ingin selalu menggowes sepedanya untuk pergi ke kantor. Ada tantangan tersendiri sebenarnya dalam bersepeda ke kantor. Bukan soal kondisi jalanan atau rute yang ditempuh, namun kondisi tubuh yang pastinya akan berkeringat. Dengan kondisi tubuh yang seperti itu, rasanya tidak mungkin Anda langsung buka laptop untuk menyelesaikan pekerjaan hari itu kan?

 

Oleh karena itu, agar tidak mandi keringat dan tidak mengganggu teman-teman Anda di ruangan, Karirigogo.com telah merangkum sejumlah hal yang mesti diketahui dan diterapkan, terkait aktivits bersepeda ke kantor.

 

Perhatikan Jarak dan Rute yang Ditempuh

 

Perhatikan seberapa jauh jarak tempuh yang akan Anda lalui dari rumah ke kantor. Setidaknya, jika jarak tersebut lebih dari 8 kilometer, ada baiknya Anda membawa baju ganti. Tidak perlu baju atau seragam kantor langsung Anda gunakan. Karena jika jaraknya lebih dari 8 kilometer, bisa dipastikan Anda akan berkeringat.

 

Lihat Kondisi Cuaca

 

Setelah mengetahui seberapa jauh jarak tempuh yang akan dilalui dengan sepeda, maka faktor selanjutnya adalah cuaca di luar. Jika suhu udara pada saat itu lebih dari 32 derajat celsius, Anda pasti akan mandi keringat. Namun, jika kondisi cuaca bersuhu kurang dari 32 derajat celsius, Anda dapat mengenakan jaket yang bisa melindungi diri dari angin yang kencang.

 

Cara Bersepeda

 

Jika Anda senang melewati tanjakan atau turunan, rute tersebut tentu nantinya akan membuat Anda sangat berkeringat. Direkomendasikan untuk mengayuh sepeda dengan kecepatan normal saja. Hal ini terkait dengan tenaga yang dikeluarkan jika cara bersepeda secara antusias, maka Anda akan cepat lelah dan pasti berkeringat. Solusi lain adalah ketika jarak menuju kantor sudah mulai mendekat, Anda dapat dengan santai mengayuh sepeda agar tidak terlalu berkeringat.