Ini yang Diberikan Amazon jika Pegawainya Resign dan Jadi Pengusaha
Ini yang Diberikan Amazon jika Pegawainya Resign dan Jadi Pengusaha

Last update on .

Banyak generasi muda yang ingin menjadi entrepreneur, namun ragu untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya di kantor. Kebanyakan dari mereka khawatir dengan modal sampai pemasukan bulanan yang akan hilang jika resign. Hal ini tentu membuat seseorang ragu terjun ke dunia wirausaha. Hal yang berbeda justru disampaikan pihak Amazon. Perusahaan multinasional yang bermarkas di Amerika Serikat itu justru mendorong pegawainya untuk resign dan menjadi entrepreneur di bidang logistik.

Keputusan ini disinyalir untuk membantu melayani pengiriman barang-barang yang dibeli secara online oleh para konsumen Amazon. Oleh karena itulah, solusi yang dipandang dapat menguntungkan pihak perusahaan serta merealisasikan cita-cita para pegawainya yang ingin jadi entrepreneur adalah mengizinkan mereka untuk mengundurkan diri serta diberikan insentif.

 

 

Melansir laman Etrepreneur (14/5/2019), insentif yang diberikan adalah suntikan dana USD10.000 atau sekira Rp144 juta kepada pegawainya untuk memulai usaha startup logistik. Kemudian, pegawai yang mengundurkan diri itu juga akan diberikan uang senilai tiga bulan gaji yang mereka terima saat masih bekerja di perusahaan Amazon.

Insentif itu dipandang untuk membantu transisi dari pegawai menjadi seorang entrepreneur di bidang logistik. Mengingat bulan-bulan awal merupakan waktu paling sulit untuk seorang pengusaha, jadi uang dengan jumlah sesuai gaji tiga bulan itu diharapkan dapat “menambal” momen sulit tersebut.

Selain itu, perusahaan pimpinan Jeff Bezos itu juga memberikan langkah persiapan teknis untuk para pegawainya terkait menjadi entrepreneur, yakni dalam bentuk pelatihan. Program yang dinamakan Amazon Delivery Service Partner tersebut akan berisi berbagai pelatihan. Dari mulai bagaimana melayani bantuan on-demand, menerapkan teknologi pengiriman sesuai prosedur di Amazon, akses untuk meminjam mobil van Amazon, potongan untuk biaya bahan bakar transportasi, perlindungan asuranis, hingga seragam.

 

 

Mungkin ketika kamu mendengar seragam, bayanganmu adalah para mantan pegawai Amazon menjadi pengantar paket. Perusahaan Amazon justru tidak ingin hal tersebut. Perusahaan itu ingin para pegawai yang resign tersebut menjadi entrepreneur sepenuhnya.

Hal tersebut hanya bisa direalisasikan dengan mantan pegawainya sebagai entrepreneur mempekerjakan banyak pegawai yang langsung mengendarai sejumlah mobil van sekaligus. Pihak Amazon mengklaim, bila para mantan pegawainya mampu sedikitnya memanfaatkan 40 mobil van maka keuntungan yang didapatkan sekira USD300.000 atau sekira Rp 4,3 miliar per tahunnya.