(SUmber: Vox.com)
(SUmber: Vox.com)

Last update on .

Bila membicarakan karier di bidang seni tarik suara, tentu saja Rihanna sudah merasakan “asam-garamnya” hingga bisa sampai ke tingkat kesuksesan seperti saat ini. Penyanyi perempuan asal Barbados itu memulai kariernya semenjak tahun 2005 di Amerika Serikat, dan kerap menyita perhatian penikmat musik dunia dengan berbagai album serta single. Walau ia masih terus berkarya serta kerap mendapatkan tawaran konser dan sibuk dengan bisnisnya, Rihanna tetap berusaha menyeimbangkan kariernya dengan kehidupannya.

Langkah ini diambil Rihanna sekira beberapa tahun yang lalu, tepatnya ketika ia merasa bahwa terdapat gesekan antara kehidupan profesionalnya dan pribadinya. Oleh karena itulah, ia memilih metode sederhana untuk menyeimbangkan kedua hal tersebut.

Penyanyi perempuan yang melantunkan single "Umbrella" itu menjelaskan, metode yang digunakannya adalah dengan menyantumkan hurup “P” di kalendernya. Huruf tersebut menjadi perwakilan kata personal day atau hari pribadi, yang di mana ada dua hingga tiga hari yang dikhususkan Rihanna untuk bersantai atau menghabiskan waktunya bersama orang terdekatnya.

“Baru beberapa tahun terakhir ini saya mulai menyadari bahwa kamu perlu meluangkan waktu untuk diri sendiri, karena kesehatan mentalmu bergantung pada hal tersebut. Jika kamu tidak bahagia, maka kamu tidak akan merasa senang bahkan untuk melakukan hal-hal yang kamu sukai,” ucap Rihanna di Interview Magazine, sebagaimana dikutip dari Businessinsider (13/6/2019).

(Sumber: washingtonexaminer.com)

Salah satu kegiatan yang biasa dilakukan pada personal day Rihanna adalah ia kembali ke negara asalnya. Di Barbados, ia menikmati waktunya bersama keluarganya dan setelah bersemangat. Rihanna pun kembali bekerja dengan antusiasme. Metode ini juga diterapkan oleh Rihanna agar ia tetap dapat mencintai kariernya.

“Saya tidak pernah ingin pekerjaan terasa seperti tugas. Karier saya adalah tujuan saya, dan itu tidak boleh terasa menjadi sesuatu selain tempat yang menyenangkan,” jelas Rihanna.

Rihanna menambahkan, ia juga mulai berbelanja kebutuhan dapurnya sendiri hingga sekadar berjalan demi menikmati waktu untuk dirinya sendiri. Dengan metode tersebut, Rihanna mengklaim dapat menemukan kebahagiaan dalam karier bermusik dan bisnisnya.

Langkah Rihanna ini sebenarnya bisa dimengerti mengingat karier di dunia musik memang melelahkan secara fisik dan mental jika ditekuni secara serius. Oleh karena itulah memang butuh keseimbangan antara kehidupan pribadi dengan karier apalagi setelah Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan kelelahan akibat bekerja masuk dalam kategori gejala klinis.