Mumpung WFH, Yuk Coba Terapkan Kebiasaan Makan yang Bikin Produktif Kerja (II-Habis)
Mumpung WFH, Yuk Coba Terapkan Kebiasaan Makan yang Bikin Produktif Kerja (II-Habis)

Last update on .

Mencoba Menu Baru

Pada umumnya pegawai kantoran di Indonesia menikmati sarapan seperti bubur, kupat sayur, atau nasi uduk. Kemudian makan siangnya banyak yang memiliki makanan cepat saji atau menu yang membuat kenyang. Kedua pola makan itu sebenarnya tidak sehat bila dikonsumsi dalam jangka panjang mengingat kamu tidak mengetahui takaran jumlah kalorinya.

Jika tertarik, kamu bisa membuat sarapan atau makan siang sendiri dengan menu baru. Sebagaimana dilansir dari laman Entrepreneur (29/4/2019), kamu bisa memilih salad dengan kombinasi telur rebus serta sayuran hijau. Sayurannya bisa menggunakan arugula, daun kale, dan bayam. Sebagai penambah rasa, kamu bisa menambah mayones Thounsand Island dengan sedikit taburan merica.

Tidak suka sayuran dan ingin sesuatu yang dapat dikonsumsi cepat? Kamu bisa mencoba membuat bone broth atau kaldu tulang. Percaya atau tidak, asupan ini memiliki kandungan yang baik untuk tubuh, khususnya otak. Bahan dasar dari kaldu ini terdiri dari tulang ayam atau sapi yang dicampur dengan sayuran dan rempah-rempah. Kamu bisa membuat kaldu ini pada malam hari dan dikonsumsi sebelum berangkat kerja pada paginya.

 

Hindari Konsumsi Kopi Berlebihan

Tidak bisa dipungkiri banyak pegawai kantoran yang memilih untuk mengonsumsi kopi saat ingin produktif kerja di kantor. Kandungan kafein memang dapat meningkatkan mood, metabolisme , dan kinerja mental serta fisik tubuh jika dikonsumsi dengan jumlah yang tepat. Namun hal yang berbeda dapat terjadi jika kamu mengonsumsi kopi secara berlebihan.

Mayoritas orang saat mengejar deadline di kantor dan mengantuk maka akan memilih minum kopi sampai beberapa gelas. Sayangnya, ini dapat memicu kamu mengonsumsi kafein dalam dosis tinggi dan sebagaimana dijelaskan di healthline.com, berikut ini efek sampingnya:

  • Memicu Kegelisahan

Kafein dapat meningkatkan kewaspadaan dengan menghalangi zat kimia otak bernama adenosin yang membuat tubuhmu merasa lelah. Di saat yang sama, kafein juga melepaskan adrenalin yang memicu peningkatan energi. Tapi jika kamu mengonsumsi kopi berlebihan maka kandungan kafein yang tinggi malah menyebabkan munculnya rasa kegelisahan serta kegugupan.

  • Permasalahan Pencernaan

Kopi memiliki efek pencahar yang dikaitkan dengan pelepasan hormon gastrin yang diproduksi lambung untuk mempercepat aktivitas usus besar. Kafein juga merangsang gerakan usus dengan peningkatan gerak peristaltik atau kontraksi yang memindahkan makanan melalui saluran pencernaan.

Namun jika kamu ingin produktif kerja, jangan mengonsumsi kopi berlebihan. Pasalnya, sesuai manfaat di atas, konsumsi kafein di dosis besar dapat memicu diare dan Gastroesophageal Reflux Disease atau penyakit asam lambung.

BACA JUGA: Hati-Hati Rekan Kerja Toxic!