Move On dari Penolakan Lamaran Kerja
Move On dari Penolakan Lamaran Kerja

Last update on .

Perjuangan dalam meniti karier merupakan perjalanan yang panjang bagi para jobseeker. Dari satu panggilan kerja ke panggilan lainnya, hingga akhirnya melewati proses wawancara dan diterima kerja, barulah perjalanan meniti karier dimulai. Namun biasanya, sebelum mulai meniti karier, momen yang kerap menjatuhkan semangat para jobseeker adalah ketika lamaran kerja ditolak. Tapi percaya atau tidak, ini merupakan bagian dari proses. Terpenting adalah move on dari penolakan tersebut. Bahkan kalau bisa, ambil sisi positif dari penolakan itu.

Mendengar penolakan lamaran kerja tentu saja merupakan hal yang sulit untuk para jobseeker. Namun di satu sisi pihak HRD dan manajer perekrutan harus melihat banyak kandidat serta mempertimbangkan mana yang terbaik untuk mengisi lowongan di perusahaan mereka. Jadi kecenderungan untuk lamaran kerjamu ditolak selalu ada saat kamu menghadiri proses wawancara kerja.

Penulis buku “Bring Your Human to Work”, Erica Keswin menegaskan bahwa memisahkan diri dari kekecewaan usai lamaran kerja merupakan kunci dari situasi ini. Karena itulah, ia memandang bahwa kamu seharusnya tidak terlalu memikirkan masalah penolakan tersebut agar bisa tetap bersemangat.

Karena itulah bisa move on dari penolakan itu penting. Penulis buku “Tame Your Terrible Office Tyrant; How to Manage Childish Boss Behavior and Thrive in Your Job”, Lynn Taylor mengklaim bila kamu terlalu memikirkan penolakan tersebut ke dalam hati maka hal ini justru dapat memicu kegelisahan dalam proses pencarian pekerjaan berikutnya.

“(Penolakan lamaran kerja-red) merupakan salah satu hal yang paling mengecewakan, terutama ketika kamu berpikir bukan hanya waktu dan upaya yang diterapkan saat melamar, tapi juga seberapa banyak emosi yang kamu curahkan pada untuk pekerjaan tersebut,” tutur Taylor, sebagaimana dikutip dari laman Businessinsider (23/4/2019).

Demi menghindari hal tersebut, berikut ini beberapa cara agar kamu bisa move on dari penolakan pekerjaan berdasarkan saran dari Erica Keswin dan Lynn Taylor.

Mengucapkan Selamat Pada Diri Sendiri Telah Mencapai Tahap Ini

Acap kali indikasi penolakan lamaran kerja biasanya muncul dengan pihak HRD atau manajer perekrutan yang tidak kembali menghubungimu usai seminggu atau dua minggu pasca-wawancara kerja. Tapi ada juga sejumlah perusahaan yang memilih untuk mengirimkan email terkait penolakan tersebut dan biasanya momen ini langsung memicu kekecewaan.

Lynn Taylor menyebut, ketika kamu membaca pesan tersebut maka langkah yang perlu kamu lakukan adalah untuk tenang sejenak dan mengucapkan selamat pada diri sendiri. Pasalnya, kamu setidaknya telah melewati wawancara kerja yang dapat dijadikan pengalaman untuk proses pencarian pekerjaan selanjutnya. Kemudian, kamu letakkan ponsel pintar dan lakukan kegiatan produktif untuk mengalihkan perhatianmu. Kamu bisa membaca buku, membersihkan rumah, atau sekadar jogging.

Yakinkan Dirimu Bahwa Perusahaan Itu Tidak Cocok Untukmu