(Sumber: montecristomagazine.com)
(Sumber: montecristomagazine.com)

Last update on .

Setiap orang memiliki kisah suksesnya masing-masing, khususnya mengenai mentor sampai inspirasi yang menuntun mereka hingga ke titik tersebut. Hal yang serupa juga terjadi pada chef ternama di Singapura, Julien Royer. Masa kecilnya di Prancis dan tuntunan dari neneknya dipandang sebagai hal yang paling memberikan pengaruh baik untuk ia bisa sukses sebagai chef sekaligus entrepreneur.

Sekadar informasi, Julien Royer merupakan chef yang memiliki restoran dengan konsep fine-dining yang menyajikan kuliner Prancis modern di Singapura bernama Odette. Restoran yang didirikannya tersebut masuk ke dalam daftar 50 restoran terbaik yang ada di Asia dan hanya kurun waktu setahun setelah pendiriannya, Odette berhasil meraih dua bintang Michellin.

Walau sudah sukses dengan restorannya tersebut, Chef Julien Royer tidak pernah melupakan perjalanan kehidupannya dari kecil. Pasalnya, ketertarikannya di dunia kuliner tidak akan terjadi tanpa kehadiran neneknya. Kecintaan neneknya dulu terhadap makanan, membuat Royer menginginkan menyalurkan semangat yang serupa melalui masakannya.

“Nenek saya, Odette, telah menjadi pemandu saya. Melihatnya memasak, saya mempelajari tentang sukacita dan cinta berasal dari membuat hidangan, dan bagaimana cinta itu dapat diekspresikan melalui makanan. Jenis emosi yang dapat dirasakan melalui makanan itu merupakan dorongan bagi saya untuk mulai memasak,” ucap chef asal Prancis tersebut, sebagaimana dikutip dari Entrepreneur (29/5/2019).

Menariknya, neneknya bukanlah seorang chef dan merupakan bagian dari keluarga petani yang tinggal di area pedesaan Prancis. Walau sederhana, dari melihat neneknya, Royer memulai menghargai berbagai elemen di masakan sehingga tertarik untuk mengembangkannya lebih lanjut. Ia mendapatkan hal tersebut saat belajar dari chef ternama di Prancis, Michel Bras.

“Usaha pertama saya di dapur adalah di bawah Michel Bras yang legendaris di Kota Laguiole yang menanamkan rasa hormat saya terhadap integritas dan kemurnian setiap bahan dalam semua hidangan. Saya kemudian pinah ke Durtol di mana saya bekerja untuk chef Bernard Andrieux yang membantu memperkuat rasa hormat saya,” kenangnya.

Namun perjalanan Julien Royer untuk menjadi chef tidak hanya berhenti di situ saja. Ia sempat tinggal di London untuk bekerja sebagai sous-chef di restoran Mayfair yang memiliki bintang Michellin. Barulah pada tahun 2008, ia menjadi Singapura sebagai destinasi terakhirnya hingga ia akhirnya berhasil menjadi entrepreneur dengan mendirikan restoran yang memiliki nama sama dnegan neneknya, yaitu Odette.