(Sumber: googleapis.com)
(Sumber: googleapis.com)

Last update on .

Setelah ia lulus SMA, Marie Kondo mulai mencoba serius dengan kariernya sebagai konsultan tata ruangan dan rumah. Saat masih berusia 19 tahun, Marie Kondo pun resmi menjadi konsultan pada tahun 2003. Di saat yang sama, ia berkuliah jurusan Sosiologi di Universitas Kristen Wanita Tokyo. Setelah lulus pun, ia terus menekuni passion-nya tersebut hingga berujung ia memublikasikan buku Jinsei ga Tokimeku Katazukeno Maho pada tahun 2011.

Berkat bukunya tersebut, nama Marie Kondo semakin terkenal di Negeri Sakura. Apalagi setelah televisi di Jepang, NHK, menayangkan drama yang berdasarkan kehidupan Marie Kondo serta metode KonMari yang banyak dijadikan inspirasi kaum Hawa di Negeri Sakura dalam merapikan ruangan. Metode itulah yang menjadikan Marie Kondo sebagai influencer ternama di Negeri Sakura, hingga akhirnya dibawa ke Amerika Serikat.

Sebagaimana dilansir dari Japantimes (10/4/2019), metode Konmari pada dasarnya mengumpulkan barang milikmu per kategori yang kemudian menyimpan barang yang dapat memicu kegembiraan atau tokimeku dalam bahasa Jepang. Lalu menentukan tempat di ruangan untuk menyusun benda tersebut beserta benda lainnya.

Metode yang digunakan Marie Kondo sebagai influencer ini disebut juga terinspirasi dari ajaran di agama Shinto. Sekadar informasi, membersihkan dan menyusun barang seuai kaidahnya merupakan bagian praktik spiritual pada ajaran Shintoisme.

“Hargai apa yang kamu miliki; perlakukan barang yang dimiliki bukan sebagai sesuatu yang dapat dibuang, tapi berharga tanpa peduli dengan harganya. Dan ciptakan panjangan agar kamu bisa menilai setiap objek, pada dasarnya adalah cara hidup Shinto,” ucap Marie Kondo, sebagaimana dikutip dari Huffingtonpost (10/4/2019).

Marie Kondo Mendunia

Karier Marie Kondo sebagai influencer pun melejit ketika bukunya diterjemahkan dalam berbagai bahasa, salah satunya adalah bahasa Inggris yang membuatnya dikenal di Amerika Serikat. Karena kesibukannya, suami Marie Kondo pun membantu sebagai manajernya dan berujung menjadi CEO dari Konmari Media.

Selain penggemar buku serta follower-nya, nama Marie Kondo pun menjadi mainstream berkat Netflix. Mengudara pada 1 Januari 2019, pada acara yang dinamakan Tidying Up with Marie Kondo, ia mengunjungi rumah-rumah keluarga Amerika Serikat yang berantakan. Kemudian, ia pun menuntun para anggota keluarga untuk membersihkan serta menyusun barang-barang di rumah mereka menggunakan metode KonMari.

Berkat acara di Netflix itu, namanya semakin terkenal yang akhirnya membuat nama Marie Kondo sebagai kata yang menggambarkan “sesuatu yang bersih dan tersusun dengan rapi”. Sebagai influencer yang mendunia, banyak selebritas di Amerika Serikat yang meminta Marie Kondo untuk membantu mereka dalam menata ruangan.