(Sumber: tinkerlust.com)
(Sumber: tinkerlust.com)

Last update on .

Seperti kata pepatah, buah tidak jauh dari pohonnya. Chikita yang terlahir dari keluarga seniman pasangan artis Marissa Haque dan Ikang Fawzi ini mewarisi bakat seni orangtuanya. Namun, aliran seni yang ada pada diri Chikita sedikit berbeda dengan orangtuanya. Ia merupakan seroang animator.

Chikita Fawzi atau lebih dikenal dengan nama Chiki Fawzi,  menempuh pendidikkan di Multimedia University di Selangor, Malaysia. Untuk memenuhi persyaratan nilai akademisnya, Chiki magang di Les’ Copaque, sebuah rumah produki film. Setelah magang, pada tahun 2010, Chiki mendapatkan tawaran untuk menjadi karyawan tetap di Les’ Copaque.

Dilansir dari laman wolipop.detik.com (09/01/2015). Berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan produksi animasi pernah dilakukan secara serabutan dengan tenggat waktu yang lumayan singkat. Chiki mengatakan bahwa tugasnya berkaitan dalam pembuatan desain interior, latar belakang adegan, dan properti lainnya.yang harus dikerjakannya secara detail

Chiki memanfaatkan waktu bekerjanya dengan baik. Selama bekerja di Les’ Copaque, ia banyak belajar mengenai seluk-beluk pembuatan animasi dengan berbagai macam jenis pekerjaan. Mulai Mulai dari memberikan cahaya pada gambar, mengatur komposisi gambar, menggerakkan gambar, hingga mempelajari karakteristik suatu tokoh.

Chiki yang bekerja dengan hati dan sesuai passion-nya, melakukan observasi untuk menguatkan karakteristik pada tokoh yang dikerjakannya agar tokoh berkesan lebih hidup. Karena menurutnya, setiap tokoh memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Chiki pun mulai melakukan observasinya di taman bermain. Ia mengamati tingkah laku anak kecil saat mereka berjalan, berlari, berbicara, tertawa, dan berbagai macam ekspresi lainnya.

Selama tiga tahun bekerja di Les’ Copaque sebagai animator, Chiki pernah tidur di kolong meja kantor karena kerjanya sampai malam. Rumahnya cukup jauh dari kantor, membuat Chiki tidak sempat pulang ke rumah. Tidur di kolong meja dan mandi di musala sudah menjadi kebiasaannya saat bekerja di Les’ Copaque.

Berkat loyalitasnya dalam bekerja, nama Chiki semakin terkenal di Indonesia. Sentuhan tangannya sebagai animator dalam serial Upin Ipin sudah tidak diragukan lagi. Dia lantas memutuskan untuk pulang ke Tanah Air pada tahun 2012. Di Indonesia, Chiki melanjutkan karirnya dengan membentuk Monso House, yaitu perusahaan animasi independen yang bekerjasama dengan lima temannya.