(Sumber : Muvila.com)
(Sumber : Muvila.com)

Last update on .

Sebelum menjadi CEO di Net TV, Wishnutama sempat menjabat sebagai direktur di Trans TV. Pria yang lahir pada 4 Mei 1976 ini menempuh pendidikkannya di Mount Ida Collage AS dengan mengambil jurusan Komunikasi. Kiprahnya di belakang layar pertelevisian sudah dimulai sejak bekerja di New England Cable News Amerika sebagai Production Assistant. Setelahnya, ia bekerja di WHDH-TV, Boston sebagai Assistant Director On Air Promotion.

Setelah cukup ilmu dalam dunia pertelevisian di Amerika, ia kembali pulang ke Tanah Air pada tahun 1994 dan bekerja sebagai Supervisor On Air Promotion di stasiun TV Indosiar. Setelah setahun menjabat sebagai Supervisor, Wishnu pindah bagian ke divisi produksi sebagai Producer Director. Karirnya semakin menanjak dengan cepat menjabat sebagai Executive Producer News and Production Division, dan tak berapa lama kemudian meningkat menjadi Production Manager. Banyak sekali program di Indosiar yang sukses oleh idenya yang cemerlang, seperti program acara Gebyar BCA, Patroli, dan Saksi.

Di Indosiar, Wishnu telah berkarya selama tujuh tahun. Lalu pada tahun 2001, ia pindah stasiun TV ke Trans TV sebagai Kepala Divisi Produksi. Setelah tiga tahu berlalu, Wishnu naik jabatan sebagai direktur operasional. Selama satu tahun, karirnya naik lagi sebagai Wakil Direktur Utama.

Di bawah kepemimpinannya, banyak tayangan-tayangannya yang mendapatkan ratting tinggi dan menjadi pilihan tayangan para penonton di rumah, antara lain: Indonesia Mencari Bakat, Opera Van Java, Empat Mata, Extravaganza, Dunia Lain, dan Termehek-mehek.

Terhitung sejak 2011 sampai 2012, Wishnutama mengundurkan diri. Bersama Agus Lasmono, ia membangun stasiun televisi swasta News and Entertainmet Television atau yang lebih akrab dikenal dengan nama NET TV. Wishnu berperan sebagai CEO NET TV. Pada tahun 2010, Wishnutama pun dinobatkan menjadi The Best CEO Indonesia versi majalah SWA, The Most Admired CEO in Television Sector versi Warta Ekonomi, dan Indonesia Youngster Inc. versi Majalah SWA.