6 Fashion Kantor yang Harus Dihindari (Part I)
6 Fashion Kantor yang Harus Dihindari (Part I)

Last update on .

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa para pegawai kantoran rata-rata berusaha tampil maksimal dan fashionable saat tiba di tempat kerja. Karena selain kinerja serta produktivitas, pakaian yang termasuk dalam kategori fashion kantor juga menjadi penilaian terhadap dirimu. Sayangnya, jika kamu termasuk orang yang harus melakukan commuting, biasanya kamu tiba di kantor sudah dalam keadaan tidak rapi atau menimbulkan aroma yang tak sedap. Jadi ada baiknya jika kamu persiapkan pakaian rapi dan parfum di tasmu.

Namun, beda kasusnya jika kamu ingin tampil dengan fashion item yang sesuai seleramu di kantor. Terkadang hal ini bisa menganggu citra terhadap dirimu, mengingat kantor merupakan tempat untuk menunjukkan profesionalitas. Untuk memudahkanmu agar selalu tampil yang terbaik, berikut ini benda fashion yang harus kamu hindari penggunaannya di kantor yang dilansir dari Thebalancecareers (1/4/2019).

Menggunakan Pakaian yang Terlalu Terbuka dan Sempit

Setiap perusahaan memang memiliki dress code yang beragam. Namun salah satu fashion item yang harus kamu hindari adalah pakaian yang terlalu terbuka. Kemeja dengan plunging neckline, crop top, pakaian dengan bahan tipis, rok pendek dan dress, tidak termasuk ke dalam fashion kantor.

Terkait rok pendek, ada perdebatan sependek apa yang tidak boleh digunakan di dunia profesional. Pelatih profesionalitas di Barat, Flame Schoeder menegaskan bahwa jawabannya terlihat dari gesturmu. “Jika saya terus mengatur rok, (berarti-red) itu terlalu pendek,” ucapnya.

Kalau perempuan menghindari yang terlalu terbuka, sedangkan pria harus menghindari pakaian yang sempit. Jika kemeja yang kamu gunakan menunjukkan bulu dada atau terbuka area perutnya saat duduk, maka ini menandakan pakaian yang digunakan sempit. Jika kamu menggunakan pakaian yang terbuka atau sempit, ini akan memicu orang lain menilai profesionalisme negatif secara sepihak.

Pakaian yang Kusut dan Kotor

Nah, inilah yang sering dialami oleh para pekerja kantoran yang bekerja di Ibu Kota, dan mereka harus menggunakan kereta komuter untuk sampai ke tempat kerja. Karena berdesak-desakan serta harus beberapa kali berganti kendaraan ketika sampai di kantor, pakaianmu sudah dalam keadaan kusut, bahkan bisa saja kotor akibat debu atau noda keringat.

Jadi lebih baik kamu menyimpan pakaian ganti di dalam tas agar terhindar menggunakan pakaian kantor yang kusut dan kotor. Selain itu, rambut, kuku, serta sepatumu juga masuk ke dalam fashion kantor yang harus dijaga kerapihannya. Jika kamu terlihat tidak terurus karena pakaian kantor serta penampilan fisikmu, atasan dan rekan kerjamu bisa menganggap kamu sebagai orang yang ceroboh dan tidak memperhatikan detail.

Selanjutnya...