Tips Agar Klien dan Konsumen Kembali Berbisnis dengan Kamu
Tips Agar Klien dan Konsumen Kembali Berbisnis dengan Kamu

Last update on .

Bagi orang yang berkecimpung di dunia sales, mereka memiliki dua hal skill utama yang perlu dimiliki. Bisa menjual produk atau jasa kepada prospek baru, dan membuat konsumen serta klien lama merasa puas sehingga mau kembali berbisnis lagi. Hal ini juga berlaku untuk para pengusaha. Namun hanya dengan jasa serta produk yang Kamu tawarkan, apakah ini bisa membuat mereka merasa puas dan tidak mencari kompetitor? Jawabannya, tidak!

Hal yang perlu diingat adalah konsumen serta klien lama Kamu sebenarnya dapat menjadi target dari sales atau pengusaha kompetitor. Bisa saja mereka memberikan harga yang lebih terjangkau hingga tawaran pelayanan konsumen yang lebih baik. Ini bisa memicu Kamu kehilangan mereka. 

Dengan alasan di atas, Kamu perlu mengambil langkah untuk berfokus memuaskan para konsumen serta klien lama Kamu dengan cara membuat mereka senang. Berikut ini tips untuk membuat mereka terus kembali berbisnis dengan Kamu yang dilansir dari Bettsrecruiting (22/3/2019):

  • Mulai dengan Hadiah Kecil

Siapa yang tidak senang diberikan hadiah? Walau itu merupakan sesuatu yang kecil. Namun tindakan ini sebenarnya dapat menjadi dasar hubungan yang baik antara sales serta pengusaha dengan konsumen dan klien lama mereka. Cukup memberikan kupon maksimal Rp100.000 yang bisa ditukar dengan produk atau jasa dari perusahaan tempat Kamu bekerja. Langkah ini juga bisa digunakan untuk menarik perhatian pelanggan.

  • Ingat Momen Penting Mereka

Memberikan flashdisk serta pulpen dengan logo perusahaan atau parsel ketika hari raya merupakan hal yang lumrah diberikan oleh sales kepada konsumen. Pasalnya, para konsumen atau klien dapat menerima hadiah seperti ini dari sales atau pengusaha lainnya sehingga tidak menjadi sesuatu yang bersifat berkesan. Kamu bisa memberikan gestur baik dengan mengirimkan kartu ucapan selamat beserta bingkisan saat konsumen atau klien Kamu berulang tahun. Ini juga berlaku ketika anggota keluarga mereka sedang merayakan momen yang membahagiakan.

  • Dengar Keluhan Mereka terkait Produk

Ini bukan berarti Kamu hanya mendengarkan saja tapi benar-benar mencoba memahami apa yang konsumen keluhkan terkait produk atau jasa yang Kamu berikan. Seperti apa yang mereka rasa kurang, atau apakah mereka merasa benar-benar puas dengan produk Kamu. Jika Kamu sebagai sales dan pengusaha dapat memperbaiki hal-hal yang mereka keluhkan, maka konsumen serta klien lama Kamu secara sendirinya akan enggan melirik pihak kompetitor.

  • Ajak Mereka ke “Markas”

Apa yang dimaksud di sini adalah untuk mengajak klien atau konsumen Kamu ke perusahaan tempat Kamu bekerja. Kamu bisa mengenalkan mereka kepada tim divisi lain di perusahaan. Dengan ini, Kamu membuat para konsumen serta klien merasa sebagai orang yang penting dan menjadi bagian dari kultur kerja Kamu. Secara tidak sadar, mereka akan menjadi brand ambassador produk atau jasa Kamu ketika bertemu orang lain. Selain membuat mereka kembali berbisnis dengan Kamu, ini juga bisa memicu munculnya prospek baru.